Posts

Showing posts with the label Culinary Tour

Kabut Salju Dessert, Kejutan Dunia Ice Cream

Image
Kota Bandung memang terkenal sebagai kota “anak nongkrong” yang benar-benar cozy. Bagaimana tidak, ada ratusan tempat nongkrong yang menyajikan menu kuliner yang menarik, khususnya bagi orang muda. Dalam ulasan laman infobdg.com, salah satu yang menarik adalah kuliner dessert atau makanan pencuci mulut di seputar kawasan Jalan van de Venter, yaitu “Matcha soft dessert” yang terkenal dengan ice cream yang dipadu dengan topping dry ice dan cutton candy . Paduan dry ice itu membuat ice cream terasa mempunyai sensasi “salju” yang menggumpal layaknya “kabut” dan membuat menarik serta begitu eye catching . Di tempat nongkrong Kabut Salju Dessert dan Coffee ini, Anda dapat mencicipi aroma ice cream yang menyegarkan, unik dan terasa “berkabut” serta “bersalju.” Tentunya, di tempat nongkrong Kabut Salju Dessert dan Coffee ini tidak hanya menyajikan sajian ice cream, namun kudapan-kudapan yang memberikan suasana nongkrong menjadi menarik. Apalagi, suasana tempat nongkrongnya dihiasi kaca...

Kuliner Ekstrim, Sate Landak Gunung Mas Karanganyar Solo

Image
Menuju wana wisata Tawangmangu, belum afdol jika belum mampir di Rumah Makan Gunung Mas, Plumbon Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya, terletak di Jalan Raya Tawangmangu-Matesih Kilometer 2, di pinggir jalur alternatif dari Solo ke Tawangmangu via Matesih sebelum masuk ke Pasar Tawangmangu. Rumah Makan ini terkenal ramai, karena menyediakan “makanan ekstrim” yaitu Sate Landak. Tentu, makanan dari daging binatang Landak ini jarang dijumpai karena memang terkesan “esktrim” untuk dikonsumsi. Apalagi, tidak banyak penyediaannya, karena terkenal sulit untuk ditangkap, kulit yang penuh duri dan kadang juga beracun. Dalam laman klikhotel.com, Rumah Makan Gunung Mas yang dimiliki oleh Sukatno ini, membuat semacam penangkaran Landak di sekitar kawasan rumah makannya. Maka, Sukatno tidak pernah kehabisan untuk menyediakan daging landak. Saking terkenalnya, Rumah Makan Gunung Mas ini pernah menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori pelopor sate landak...

Lezatnya Jagung Bose Nusa Tenggara Timur

Image
Adonan makanan jagung khas nusantara, tidak akan komplit tanpa mencicipi jagung bose dari daerah Nusa Tenggara Timur. Dalam laman merdeka.com, Jagung Bose bukan sekedar makanan jagung biasa. Jagung Bose mengandung berbagai macam karbohidrat yang tentu saja akan membuat Anda cepat kenyang. Selain jagung, tercampur sajian kacang-kacangan seperti kacang tanah dan kacang merah. Disamping kacang-kacangan, Jagung Bose juga menghidangkan santan kelapa yang menambah cita rasa gurihnya. Seringkali, Jagung Bose di tempat asalnya Nusa Tenggara Timur, disajikan untuk acara besar. Namun Anda tidak perlu kuatir, Jagung Bose juga masih bisa dijumpai di sejumlah rumah warga atau rumah makan sederhana di kota-kota Flores. Maka, dikatakan bahwa Jagung Bose merupakan makanan pokok penduduk Flores sebagai pengganti nasi. Dalam laman lifestyle.okezone.com, asal usul nama Jagung Bose berarti jagung yang sudah dilunakkan. Untuk membuatnya, harus melewati proses yang cukup panjang. Biasanya biji jagung harus ...

Merasakan Syahdunya Idul Adha dengan Kuliner Kuah Sie Kameng Aceh

Image
Merayakan Idul Adha masih ada yang kurang tanpa kuliner daging kurban, yaitu daging kambing. Maka, saat Idul Adha, kuliner berbahan dasar daging kambing menjadi favorit bagi kalangan warga Indonesia ini. Ada berbagai macam olahan daging kambing yang diolah menjadi sate, tongseng atau gulai bahkan sup. Namun, salah satu yang terkenal dalam kuliner olahan daging kambing adalah Bu atau Kuah Sie Kameng dari Aceh. Dalam laman loveaceh.com, Kuah Sie Kameng memang menjadi salah satu menu kuliner khas Aceh. Bila Anda menyempatkan bertandang di rumah makan yang ada di Aceh, sebagian besar akan menyajikan salah satu menunya dengan kuah Sie Kameng. Kuliner kuah Sie Kameng biasanya akan semakin lezat ketika disantap dengan nasi putih yang masih hangat. [caption id="attachment_2373" align="aligncenter" width="1024"] Bila Anda menyempatkan bertandang di rumah makan yang ada di Aceh, sebagian besar akan menyajikan salah satu menunya dengan kuah Sie Kameng. (foto: loveac...

Mencicipi Sajian Khas Kue Pia Nias

Image
Selain dodol durian, Nias juga mempunyai makanan khas Kue Pia berjenis kering. Kue Pia Nias memang terbilang berukuran besar dibandingkan dengan Kue Pia lainnya di berbagai daerah. Kue Pia memang tergolong sebagai makanan kuliner asimilasi etnis Tiongkok di Indonesia. Dalam laman buahatiku.com, Kue Pia yang dikenal juga dengan Bakpia itu berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang artinya kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia, Kue Pia divariasi dengan sangat beragam berisi kacang hijau, coklat, nanas, duren dan berbagai macam jenis. Kue Pia Nias memang mengundang selera. Ukurannya pun, memang terbilang besar dan berjenis kue pia kering, sehingga terasa crispy dan renyah gurihnya. Kue Pia yang paling terkenal di Nias adalah merk Tanda Setia. Unit usahanya ada di Gunung Sitoli, tepatnya di seputar kawasan jalan Patimura atau jalan Sirao. Biasanya Kue Pia itu berisi gula merah dan tausa. Rasanya memang terbilang manis, seperti umumnya kue pia lainnya. [capt...

Rasakan Sensasi Masakan Pa’piong Toraja

Image
Berwisata ke Tana Toraja tentu tidak hanya tersaji eksotisme alam dan budayanya, namun juga sensasi makanan kulinernya. Salah satu yang menarik adalah kuliner Pa'piong. Pa'piong adalah sejenis makanan yang dimasak dengan mengunakan bambu yang diramu dengan sayur bulunangko (mayana) dan burak ( pohon pisang ) yang masih muda. Ada dua macam jenis Pa'piong, yaitu papiong Duku yang isinya biasanya daging, dan  Pa'piong Bo'bo yang berisi beras. Joni Lembang dalam laman lifestyle.sindonews.com mengulas berbagai kemasan kuliner Pa'piong ini. Salah satunya yang terkenal adalah Pa'piong Ikan Mas. Bumbu Pa’piong tergolong sederhana, yaitu cabai, bawang merah, bawang putih, garam, potongan jahe, dan batang serai. Proses memasak Pa’piong biasanya membutuhkan waktu 1—2 jam lamanya. Memasaknya, bambu yang diisi dengan bumbu kemudian dibakar. Lalu jika permukaan bambu mulai menghitam, menandakan Pa’piong sudah masak, dan siap diangkat untuk disantap. [caption id="...

Berburu Secangkir Teh “Nasgitel” Sudut Angkringan Yogyakarta

Image
Dalam laman blog pribadi Wednes Aria Yuda di eudea.wordpress.com, diulas bagaimana filosofi Teh “Nasgitel”. Teh “Nasgitel” merupakan akronim dari teh panas, wangi, legi (manis),  kentel (kental), yang biasa disajikan oleh masyarakat Yogyakarta (tentu juga masyarakat Jawa pada umumnya). Biasanya teh “nasgitel”  diuji dengan aroma tehnya yang kuat, rasanya yang pekat serta manisnya yang pas dengan gula batu. Teh “Nasgitel” bagi masyarakat Jawa pada umumnya mempunyai falsafah yang menarik. Teh “Nasgitel” itu diibaratkan seperti rasa kehidupan. Selalu ada pahit, kental, wangi, panas, ataupun manis dalam kehidupan. Ketika rasa pahit teh, dicampur dengan manisnya gula akan beroleh senyawa rasa yang mengundang selera. Tentu untuk membuat teh “Nasgitel” ini tidaklah mudah. Ada saja cara yang dilakukan oleh para pedagang angkringan untuk meramu teh sekaliber “Nasgitel” ini. Biasanya mereka meramu dan meracik campuran atau paduan berbagai macam teh. Campuran dan komposisi itulah yang nantinya ...

Enaknya Manisan Kolang-Kaling Cap Klenteng Semarang

Image
Kata orang, belum ke Semarang jika tak mampir di kolang-kaling “cap Klenteng” di kawasan Gang Lombok Pecinan Kota Semarang. Tepatnya di jalan Gang Lombok no.11, samping klenteng Tay Kak Sie, ada warung sederhana yang sudah tua. Di dalam warung itu, tertulis cukup besar, “Kolang-Kaling Cap Klenteng.” Nah, di tempat itulah tersedia manisan kolang-kaling yang sudah terkenal sejak dulu. Bahkan saking larisnya, Anda harus pesan dahulu agar tidak kehabisan. Biasanya orang mencari kolang-kaling “Cap Klenteng” ini juga sekalian beli Lumpia Gang Lombok Semarang yang  terkenal itu. Tentu kolang-klaing yang disajikan dalam bentuk manisan ini, bukan sembarang kolang-kaling yang umumnya. Kelasnya bisa dibilang kolang-kaling yang seakan bisa dikatakan top brand. Rasanya,begitu sedap dan sangat mendukung jika dihidangkan dengan es campur yang Anda buat. Warung kolang-kaling “cap klenteng” ini memang tepat di samping klenteng yang sangat terkenal di Semarang yaitu klenteng Tay Kak Sie. Untuk itu, seka...

Semaraknya Pasar Semawis Semarang

Image
Sore-sore menjelang malam ke Pasar Semawis, Semarang, rasanya sungguh mengasyikkan. Bagi pencinta kuliner, tentu Pasar Semawis adalah surga. Pasar Semawis adalah pasar malam di daerah pecinan Kota Semarang. Jumat malam, Sabtu malam dan Minggu malam, jalan Gang Warung sepanjang 350 meter dipenuhi oleh tenda-tenda penjaja kuliner beserta meja dan kursi. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini buka mulai jam 6 sore hingga tengah malam. Menurut Wikipedia,  Pasar ini awalnya merupakan gagasan dari perkumpulan Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata). Pasar Semawis bermula dengan diadakannya Pasar Imlek Semawis pada tahun 2004, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia. [caption id="attachment_2212" align="aligncenter" width="3264"] Di Tahun Baru Imlek, Pasar Semawis lebih semarak dengan lampion-lampion. (foto: images.harianjogja.com)[/caption] Memang, di perayaan Tahun Baru imlek. Pasar Semawis yang sel...

Keunikan Peyek Tumpuk Khas Bantul Yogyakarta

Image
Adalah Mbok Tumpuk yang lahir di tahun 1942 di dusun Badegan, Bantul, Yogyakarta. Berbekal kemampuan yang diperoleh secara turun-temurun, pada tahun 1975 Mnok Tumpuk mencoba memproduksi geplak dan menjualnya. Perempuan tersebut memang lahir dari keluarga yang kesehariannya membuat geplak untuk memenuhi kebutuhan hidup. Geplak adalah makanan yang terbuat dari kelapa dicampur gula pasir, saya sendiri lebih suka geplak gula jawa, dan sekarang sulit dicari. Singkat cerita, berkat keuletan dan kerja kerasnya, usaha yang hanya bermula dengan membuat geplak telah berkembang menjadi toko oleh-oleh besar dengan dua produk andalan berupa geplak, jajanan tradisional khas Bantul, dan nama Mbok Tumpuk makin dikenal dan identik dengan oleh-oleh khas Bantul. Dilansir dari www.mboktumpuk.com , seringnya Mbok Tumpuk membikin aneka makanan dai tahun 80-an, Mbok Tumpuk mencoba melakukan inovasi dengan membuat makanan yang bahan bakunya dari kacang tanah, tepung beras santan, dan bumbu dapur hingga dibiki...

Pizza Gudeg di Kota Gudeg

Image
Nah, kini Anda bisa dapatkan pizza gudeg di Kota Gudeg. Bagaimana ya rasanya? Tentu bagi penggemar pizza, sulit bisa dibayangkan cita rasa Itali dan Jogja ini bila dipadu. Nampaknya masih sangat jarang meski sebenarnya keunikan masakan ini sudah cukup terkenal. Adalah Chef Anton Yanwar Susilo, Executive Chef Hotel Dafam Fortuna Yogyakarta, yang meracik menu unik ini. Kreasinya dinamakan PAIJO, yaitu Pizza Ala Indonesia Jogja. Tantangannya adalah menghadirkan sebuah makanan yang berasal dari negara Itali dengan cita rasa tradisional Jogja. Di tangan Chef Anton inilah, semuanya menjadi mungkin. [caption id="attachment_2088" align="aligncenter" width="960"] PAIJO. Pizza gudeg ala Chef Anton, Hotel Dafam Fortuna, Malioboro, Yogyakarta. (foto: Dafam Instagram)[/caption] Anda yang datang dan mencicipi PAIJO, akan dapat menikmati kelezatan pizza gudeg ini dan dapat merasakan sensasi yang berbeda di setiap potongnya. Menurut harianjogja.com, tidak hanya pizza gud...

Di Bogor Ada Bir Kocok Si Abah, Segarnya Bikin Kepingin Nambah

Jika Anda menjelajahi Kota Bogor, masukkanlah bir kocok dalam target buruan. Bukan apa-apa, minuman enak ini langka dan tidak dijual di kafe, bar, atau restoran. Anda hanya bisa menemukannya di sebuah gerobak pinggir jalan dekat Gang Aut, Jalan Suryakencana, Bogor. Bogor memang dikenal sebagai salah satu kota dengan beragam makanan khas. Tetapi, minuman khas yang satu ini tak boleh dilewatkan untuk menyempurnakan pengalaman kuliner Anda. Bir kocok terbuat dari campuran jahe merah, kayu manis, gula pasir, dan gula aren. Sudah terbayang bukan bagaimana rasanya? Kehangatan jahe merah dan wangi kayu manis bercampur dengan manis gula pasir dan aren. Sesaat setelah meminum bir kocok ini, rasa hangat akan mengalir di tenggorokan hingga ke dada. Cocok sekali dinikmati saat cuaca sedang dingin. Namun, jika cuaca sedang terik-teriknya, mencobanya dengan tambahan es batu pun tetap nikmat. Oh iya, gerobak bir kocok Si Abah adalah yang paling dikenal. Ada tertulis Es Bir Kotjok Si Abah dengan gamba...

Lentog Tanjung, Kuliner Khas Kudus yang Nikmat Tak Berujung

Image
Hampir setiap kota di Indonesia memiliki makanan khas yang mudah diidentikkan dengan kota tersebut. Tak terkecuali dengan Kota Kudus, Jawa Tengah. Jika singgah ke kota ini, Anda perlu mencoba lentog saat sarapan pagi. Lentog berarti lontong, makanan yang yang terbuat dari beras yang dibungkus daun pisang. Masyarakat Indonesia tentu tak asing dengan makanan yang satu ini. Tetapi, lentog Tanjung begitu dikenal di Kudus. Menurut wikipedia , pada suatu masa penjual lentog berasal dari Desa Tanjungkarang atau Tanjung. Maka, dinamailah sebagai lentog Tanjung. Desa Tanjung terletak di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Hal yang unik dari lentog adalah ukurannya yang sebesar betis orang dewasa. Wah, besar sekali! Lalu, bagaimana cara menghidangkannya? Sabar dan jangan panik. Tentu saja lentog akan dipotong kecil-kecil. [caption id="attachment_2008" align="aligncenter" width="800"] Penjual lentog Tanjung di Kudus, Jawa Tengah. Hmm... perhatikan besar lentognya. (fot...

Mencicipi Aroma Masakan Sumatera Utara, dari Manuk Napinadar dan Ikan Putih Panggang

Image
Jika Anda mampir kuliner di daerah Sumatera Utara, entah dari kuliner Batak hingga Nias, maka cicipilah masakan yang memang menarik di lidah, yaitu manuk atau ayam Napinadar dan ikan putih panggang atau juga ikan aso-aso. Makanan manuk atau ayam Napinadar dan ikan putih panggang ini memang dikenal dengan masakan khas. Namun masakan ini, pastinya dapat ditemukan dengan mudah di berbagai penjuru tempat di daerah Sumatera Utara yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu atau sebagai hidangan yang umum disajikan. [caption id="attachment_1961" align="aligncenter" width="4608"] Ayam Napinadar, kuliner khas Btak yang nikmat disantap. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption] Sajian kedua masakan itu, begitu mengguncang lidah dan rasa. Manuk atau ayam Napinadar merupakan kuliner ayam panggang yang disiram dengan saos spesial yakni darah ayam itu sendiri. Tidak hanya soal darah ayam itu, aroma dan rasanya semakin khas ketika dibumbui andaliman dan bawang puti...

Berita Hangat Bubur Lemu, Makanan Ndesa yang Terangkat

Image
Pemberitaan media yang hangat, tentang pertemuan Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dengan Putra Sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono yakni Agus Harimurti Yudhoyono, mengingatkan saya pada makanan ndesa bubur lemu yang pernah saya cicipi ketika berada di Jogja. Jogja? Hmm ,...rupanya bubur ini memang tak hanya ada di Solo, tempat Gibran lahir. Di kampung-kampung, di Jawa Tengah, bubur ini nampaknya masih ada hingga kini. Hanya saja, bubur lemu kerap disajikan secara berbeda. Misalnya saja di Semarang, bubur lemu disajikan dalam bentuk bubur bersama sambal goreng krecek, dengan terik ayam atau tahu. Mungkin sedikit persamaan, bubur lemu di Solo maupun Jogja, bubur disajikan bersama gudeg lengkap. [caption id="attachment_1807" align="aligncenter" width="700"] Bubur Lemu dalam bentuk lain, sajian bubur dan sambal goreng krecek dengan tempe pedasnya, terek tahu tanpa gudeg dan siraman areh-nya. (foto: Tribun Jogja)[/cap...

Kalau ke Makassar, Manjakan Lidah Anda dengan 5 Kuliner Khas Ini

Image
Berkunjung ke kota Makassar, tak akan komplit bila Anda melewatkan suguhan beberapa makanan khas yang enak. Ada beberapa kuliner khas yang pantas Anda cicipi dan nikmati, yaitu Coto Makasar, Es Pisang Ijo, Pisang Epe, Bakpao Lompobattang dan sajian masakan beraroma Tiongkok ( Chinese Food ) di area kios Jalan Lombok. 1. Coto Makassar [caption id="attachment_1645" align="aligncenter" width="640"] Coto Makassar (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption] Kuliner Coto Makassar adalah sajian kuliner yang paling mudah dan umum untuk dijumpai. Namun walaupun terbilang paling umum, Coto Makassar sering disebut orang sebagai ampah patang pulo, yang artinya untuk membuat Coto Makassar dibutuhkan rempah dan ramuan hingga 40 macam. Nah, untuk menikmati sajian kuliner yang satu ini, Anda diharapkan cek kesehatan dulu ya. Coba saja bayangkan, kuahnya dibuat dari rebusan jeroan bercampur daging sapi. Menariknya lagi, Anda tak perlu pusing tujuh keliling untuk mencari dan be...

Ada Pecel Enak di Tawangmangu, Pecel Tengahan Ala Bu Ugie

Image
Pecel bisa jadi makanan yang tidak asing bagi Anda. Tetapi, pecel yang kabarnya berasal dari Jawa Timur ini sepertinya mempunyai cara mengolah yang berbeda-beda. Biasanya, kekhasan pecel terletak pada rasa tumbukan sambal kacangnya. Rasa ramuan bumbu tumbukan kacang itulah yang membedakan pesonanya di berbagai belahan tempat. Konon kata orang sesepuh Jawa, sambal kacang pecel merupakan suatu bentuk lain dari konsep “saus salad” (s alad dressings ). Dalam History of Salad Dressings , yang diulas dalam dressings-sauces.org , saus salad memang telah lama menjadi makanan favorit tempo dulu semenjak era Babilonia dan Mesir. Untuk itu, menarik jika saus salad itu hadir di khasanah harian yang Anda kenal dengan sambal pecel. Maka berbicara soal pecel, pernahkah mampir di Warung Makan Bu Ugie yang terletak di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah? Sebuah warung makan yang dikenal dengan sop buntutnya itu, menyajikan pecel yang mempunyai pesona antara masakan Jawa Tengah dan J...

Lezatnya Swike 'Tersembunyi' Bu Harni di Grobogan Purwodadi

Image
Berburu kuliner swike terbilang mengasyikan. Swike sudah dikenal sejak lama sebagai kuliner khas Grobogan Purwodadi. Dalam wikipedia, konon makanan swike ini asalnya merupakan masakan Tionghoa Indonesia berupa kaki kodok yang dimasak dengan paduan bumbu bawang putih, jahe, tauco, garam, dan lada. Biasanya dihidangkan dengan taburan bawang putih goreng dan biasanya disajikan dengan nasi putih. Hidangan ini ada yang dalam bentuk sup, goreng kering, atau ditumis. Konon istilah " swikee " berasal dari dialek Hokkian sui yang berarti air dan ke yang artinya ayam. Istilah itu dimaksudkan sebagai bahasa slang atau penghalusan untuk menyebut kodok sebagai "ayam air". Tersembunyi dan bersahaja [caption id="attachment_1585" align="aligncenter" width="640"] Anda dipersilakan melongok ke dapur Bu Harni. Di sini swike lezat diracik. (foto: Purwono Nugroho Adhi)[/caption] Ketika Anda ingin berburu makanan swike di daerah Purwodadi, silakan masukk...

Ngopi dan Merendam Kaki di Bandung

Judul di atas mungkin tak biasa. Atau kalaupun ada cofee lovers yang pernah melakukannya, mungkin bukan di kedai kopi yang biasa dikunjunginya. Adakah yang pernah singgah di One Eighty Coffee, Bandung? Kedai kopi ini memang menawarkan sensasi yang tak biasa. Tentu saja kopi menjadi andalan mereka untuk menarik pengunjung. Tetapi Anda bisa ngopi sambil merendam kaki. One Eighty Coffee menyediakan sejumlah meja dan kursi yang sengaja diletakkan di dalam sebuah kolam yang berisi air. Ketinggian air yang hanya sebatas mata kaki orang dewasa tak membuat pengunjung yang memilih spot itu untuk bersusah payah menuju kursi yang dipilih. Idenya boleh juga ya. Bisa saja yang berkunjung ke sana adalah mereka yang baru saja sampai di Bandung setelah melalui perjalanan jauh yang melelahkan. Sehingga menyeruput kopi atau minuman lain sambil merendam kaki akan memberikan efek rileks. Selain meja-kursi yang berada di dalam kolam air ada juga lokasi yang konvensional. Anda tak perlu khawatir jika mema...

Berburu Makanan Serba Seribu dan Serba Nikmat di Semarang

Image
Simpang Lima sudah sangat terkenal buat penikmat kuliner. Bukan hanya masyarakat Kota Semarang tetapi juga untuk pencinta makanan yang sedang berkunjung ke kota ini akan menyempatkan diri untuk mampir. Banyak warung makan yang berdiri di Simpang Lima. Menunya juga sangat beragam. Mulai dari Mie Jawa dan Nasi Ayam yang sangat terkenal. Sampai makanan lain seperti nasi goreng, pecel ayam, bakso, pecel lele, dan lain-lainnya. Kalau membahas makanan yang ada di Simpang Lima, tentu tidak akan ada habisnya. Tapi untuk kali ini saya mengajak traveller menuju salah satu sudut di Simpang Lima. Yaitu di Jalan Ahmad Dahlan. Jalan yang terletak di antara Citra Land Mal dan Plaza Simpang Lima. Gilo-gilo: Makanan Serba Seribu [caption id="attachment_1145" align="aligncenter" width="690"] Gilo-gilo: Makanan Serba Seribu, foto: traveltoday[/caption] Sedikit di bawah jembatan penyeberangan yang menghubungkan gedung Citra Land Mal dan Plaza Simpang Lima, di dekat pangkala...