Posts

Showing posts with the label Gagasan Pariwisata

Kulon Progo Akan Bangun Wisata Edukasi Taman Kerajaan Nusantara

Taman Kerajaan Nusantara rencana akan didirikan di Kulon Progo. Inimerupakan ide dari Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo yang disampaikan saat meluncurkan KULFEST-Festival Kampung Budaya di Gedung Sapta Pesona, Kementrian Pariwisata yang baru lalu. "Kita juga akan membangun taman mini-nya kerajaan-kerajaan Indonesia. Namanya Taman Kerajaan Nusantara. Seluas 50 hektar, terinspirasi dari Kerajaan Gajah Mada yang ingin mempersatukan Nusantara," ungkap Hasto, dilansir dari Kompas.com. Menyambut rencana beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada 2019, Kabupaten Kulon Progo memang terus bersiap dengan menambah ragam destinasi wisatanya. Keunggulan di bidang budaya ini dimanfaatkan pemerintah setempat untuk membangun destinasi bersifat kebudayaan. Taman kerajaan tersebut nanti akan mempersatukan 43 kerajaan dari seluruh Nusantara yang jaya pada masa lampau. Wisatawan bisa mempelajari masa kejayaan tiap kerajaan di Nusantara. Mereka akan disuguhkan kebudayaan khas ...

Gagasan Syarif Yunus: 'Kampoeng Senyoem Sukaluyu', Desa Berbasis KAGA Sastra

Image
Melalui situs Kompasiana, tak sengaja saya membaca tulisan Syarif Yunus tentang Desa Sukaluyu yang memiliki pemandangan indah ini. Saya penasaran dan tergerak untuk meneruskannya kepada Anda, T raveler . Syarif Yunus telah mengenal desa ini 28 tahun sebagai pendatang. Bahkan, 15 tahun belakangan ini Syarif memiliki tempat tinggal di desa ini. Melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat dan anak-anak yatim. Menurut Syarif Yunus, Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, boleh dibilang salah satu desa pra sejahtera di Kabupaten Bogor. Sangat tidak adil, sebenarnya, desa yang punya kekayaan alam berupa perkebunan, keindahan alam di kaki Gunung Salak ini tergolong miskin atau pra sejahtera. Padahal letaknya, hanya sekitar 1,5 jam dari Jakarta atau sekitar 72 km dari Ibukota Jakarta. Dari 10.000 jiwa penduduk, 36% penduduk Desa Sukaluyu tidak bekerja atau hanya buruh harian. Hal ini terjadi, mungkin karena 90% tingkat pendidikan penduduknya hanya tamat SD/SMP dan sederajat. Desa Suk...