Berburu Secangkir Teh “Nasgitel” Sudut Angkringan Yogyakarta
Dalam laman blog pribadi Wednes Aria Yuda di eudea.wordpress.com, diulas bagaimana filosofi Teh “Nasgitel”. Teh “Nasgitel” merupakan akronim dari teh panas, wangi, legi (manis), kentel (kental), yang biasa disajikan oleh masyarakat Yogyakarta (tentu juga masyarakat Jawa pada umumnya). Biasanya teh “nasgitel” diuji dengan aroma tehnya yang kuat, rasanya yang pekat serta manisnya yang pas dengan gula batu. Teh “Nasgitel” bagi masyarakat Jawa pada umumnya mempunyai falsafah yang menarik. Teh “Nasgitel” itu diibaratkan seperti rasa kehidupan. Selalu ada pahit, kental, wangi, panas, ataupun manis dalam kehidupan. Ketika rasa pahit teh, dicampur dengan manisnya gula akan beroleh senyawa rasa yang mengundang selera. Tentu untuk membuat teh “Nasgitel” ini tidaklah mudah. Ada saja cara yang dilakukan oleh para pedagang angkringan untuk meramu teh sekaliber “Nasgitel” ini. Biasanya mereka meramu dan meracik campuran atau paduan berbagai macam teh. Campuran dan komposisi itulah yang nantinya ...