Membaca buku adalah sebuah keasyikan tersendiri. Hobi yang satu ini tak sekadar memberikan wawasan yang luas tapi juga inspirasi. Tetapi, seorang kutu buku akan berbahagia jika ia bisa berkelana ke toko-toko buku independen yang berada di sejumlah negara di Eropa. Apalagi jika mereka bisa mendapatkan buku-buku idaman di toko-toko itu. Traveltoday memilihkan sejumlah toko buku unik dan bersejarah di Eropa yang patut dikunjungi oleh para pecinta buku: [caption id="attachment_1175" align="aligncenter" width="602"] Ketidakteraturan yang menyenangkan penggila buku di Acqua Alta, Venezia. Foto: www.venice-italy-veneto.com[/caption] Aqua Alta di Venezia, Italia Di Acqua Alta kita akan berdecak kagum. Perahu, gondola, dan kano berfungsi sebagai rak buku. Buku-buku baru dan bekas ada di sana. Jika kita terlalu mencintai keteraturan, toko buku ini bukan tempat yang cocok untuk dikunjungi. Kesannya memang berantakan, tetapi bagi banyak orang hal itu merupakan ke...
Tahun baru di Pulau Harapan merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Pengalaman yang menggelikan, menyenangkan, maupun menyedihkan saya rasakan saat itu. Awal kisahnya dimulai dari sebuah rumah kontrakan. Ketika itu saya masih bertempat tinggal di Tebet bersama teman-teman saya. Mereka adalah Stewart sang presenter bola, Christoper sang peracik minuman, Stevie yang setengah mafia yang dibalut tato di sekujur tubuhnya, Andy sang montir, Adrian sang fotografer, Wendy sang juragan kuliner, dan saya sang desainer grafis. [caption id="attachment_1100" align="aligncenter" width="640"] dari kiri: christoper, andy, adrian, demy, okta, stewart, stevie, andhika[/caption] Menjelang akhir tahun kami masih tidak ada rencana untuk merayakan tahun baru di mana dan bagaimana. Bahkan, kami tidak berpikir bakal merayakan tahun baru. Suatu malam seperti malam biasanya kami duduk bersama di ruang tamu dan bermain kartu capsa hingga larut malam. Di tengah permainan...
Identitas sebuah bangsa sangat penting ditonjolkan di forum internasional. Menurut Menteri Priwisata Arief Yahya, kuliner mempunyai peran strategis dalam memperkuat indentitas bangsa Indonesia di mata dunia. Menteri Arief menyampaikan pandangan tersebut saat membuka Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2017 di Mall Artha Gading, Sabtu-Minggu, 5-6 Agustus 2017 lalu. Ia menegaskan bahwa Pemerintah sangat serius dalam memajukan industri kuliner. Antara lain dengan meluncurkan 30 ikon kuliner tradisional Indonesia agar bisa mendunia sekaligus menjadi indentitas nasional. Seperti dikutip dari Tribunnews.com , Arief mengatakan pula bahwa kuliner juga menjadi indentitas kota atau daerah yang sekaligus mempromosikan pariwisata kota tersebut. "Misalnya Rendang dari Padang Sumatera Barat, satu di antara 30 ikon kuliner tradisional Indonesia, secara otomatis akan mempromosikan pariwisata Sumetara Barat baik di tingkat nasional maupun mancanegara," kata Arief. Dikatakannya, melalui penetapa...
Comments
Post a Comment